Mahad Aly Andalusia resmi meluncurkan UKM Coding, yang menjadi Unit Kegiatan Mahasantri (UKM) coding pertama di lingkungan Mahad Aly se-Indonesia. Kehadiran UKM ini menandai langkah progresif Mahad Aly Andalusia dalam merespons dinamika zaman serta tantangan transformasi digital di dunia pendidikan pesantren.
Gagasan pendirian UKM Coding lahir dari kegelisahan akademik yang mengemuka saat kunjungan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN RI, Nusron Wahid, ke Andalusia. Dalam kunjungan tersebut, beliau menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia melalui program pemerintah yang berfokus pada STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Pesan tersebut menjadi refleksi bersama bahwa santri perlu dibekali kemampuan adaptif agar tetap relevan di tengah percepatan teknologi.
Selain itu, inspirasi pendirian UKM ini juga berangkat dari keberhasilan salah satu kelompok KKN Mahad Aly Andalusia yang mampu melakukan digitalisasi desa melalui pembuatan website berisi sejarah desa, data kependudukan, program kerja, hingga potensi masyarakat. Pengalaman tersebut membuktikan bahwa keterampilan digital dapat menjadi instrumen dakwah, pengabdian, dan pemberdayaan masyarakat.
UKM Coding ini secara internal telah diluncurkan sepekan lalu oleh ketua UKM bersama para penanggung jawab, dan mulai aktif berkegiatan pada Sabtu, 7 Februari. Menariknya, dosen pengampu perdana UKM Coding merupakan alumni angkatan kedua Mahad Aly Andalusia, yang kini berperan sebagai pengajar. Hal ini menjadi simbol kuat bahwa santri tidak hanya berkutat pada kajian kitab, tetapi juga mampu berkembang menjadi akademisi dan praktisi teknologi.
Untuk periode awal, UKM Coding diikuti oleh 15 mahasantri dengan penanggung jawab Ihsanul Kamal. Program jangka panjang UKM ini diarahkan agar mahasantri memiliki bekal keterampilan digital, khususnya dalam mendukung program digitalisasi desa saat KKN, serta pengembangan media dan sistem berbasis teknologi di lingkungan pesantren dan masyarakat.
Ketua Umum Mahasantri, Ihsan Nur Sholih, menyampaikan apresiasi dan harapannya atas peluncuran UKM Coding ini.
“UKM Coding ini kami harapkan menjadi ruang ikhtiar bersama agar mahasantri Mahad Aly Andalusia tidak tertinggal oleh zaman. Santri harus tetap berakar pada tradisi keilmuan, namun juga melek teknologi agar mampu berkontribusi secara nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dengan hadirnya UKM Coding, Mahad Aly Andalusia kembali menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan pesantren yang tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga berani melangkah maju, menyatukan nilai keilmuan Islam dengan kecakapan digital di era modern.
GALERI





Berita Terkini Seputar Ma’had Aly Andalusia Leler Banyumas !!!
Dapatkan update terbaru dan informasi menarik lainnya seputar Ma’had Aly Andalusia Leler Banyumas hanya di website resmi kami: maalyandalusia.ac.id. dan malyjurnalsitik.com
Temukan berbagai artikel yang inspiratif dan bermanfaat tentang kehidupan akademik, program pendidikan, kegiatan santri, dan berbagai info penting lainnya. Segera kunjungi situs official Ma’had Aly Andalusia untuk memperluas wawasan dan mengikuti perkembangan terbaru yang kami sajikan khusus untuk Anda!



