Wangon, Banyumas – Wakil Rektor Ma’had Aly Andalusia, Ustadz Agus Hilmy Mubarok, melakukan kunjungan ke posko Kuliah Kerja Nyata (KKN) Putra pada malam Jumat, 8 Januari 2026. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda resmi Rektorat Ma’had Aly Andalusia dalam rangka memantau langsung pelaksanaan program KKN sekaligus memberikan arahan kepada para mahasantri di lokasi pengabdian.
Kunjungan pertama dilakukan di Posko KKN Kelompok 3 Ma’had Aly Andalusia yang berlokasi di Desa Pengadegan, Kecamatan Wangon. Wakil Rektor tiba di posko bertepatan dengan waktu salat Magrib. Saat itu, hanya dua orang mahasantri yang berada di posko.
Kondisi tersebut terjadi karena sebagian besar mahasantri Kelompok 3 sedang menjalankan program kerja yang telah dijadwalkan. Salah satu program unggulan kelompok ini adalah Ihya’ul Masajid, yaitu menghidupkan kegiatan masjid, musala, dan majelis taklim. Para mahasantri telah menyebar ke berbagai tempat ibadah dan kegiatan keagamaan sesuai dengan pembagian tugas yang telah disepakati.
Hal tersebut menunjukkan bahwa program KKN Kelompok 3 di Desa Pengadegan telah berjalan secara aktif. Meskipun tidak seluruh anggota berada di posko, Wakil Rektor menilai kondisi tersebut sebagai bentuk keseriusan mahasantri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Usai dari Desa Pengadegan, Wakil Rektor melanjutkan kunjungan ke Posko KKN Kelompok 1 Ma’had Aly Andalusia yang berlokasi di Desa Rawaheng, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas. Kedatangan beliau disambut dengan antusias oleh seluruh mahasantri KKN Kelompok 1.

Ketua KKN Kelompok 1, M. Rifaul Fikri, menyampaikan bahwa program-program KKN di Desa Rawaheng telah mulai dilaksanakan. Kegiatan yang dijalankan meliputi program keagamaan serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Kehadiran mahasantri KKN mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat, termasuk para tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Dalam arahannya, Wakil Rektor Ustadz Agus Hilmy Mubarok menekankan pentingnya sikap aktif dan adaptif bagi mahasantri KKN tahun 2026. Ia mengingatkan agar mahasantri tidak hanya berdiam di posko, tetapi terlibat langsung dalam kehidupan masyarakat. Keterlibatan tersebut, menurutnya, tidak terbatas pada kegiatan keagamaan, tetapi juga mencakup kegiatan sosial dan kemasyarakatan lainnya.
Kunjungan ini diharapkan dapat menambah semangat dan motivasi mahasantri KKN Ma’had Aly Andalusia dalam menjalankan program pengabdian. Selain itu, arahan langsung dari pimpinan kampus diharapkan mampu memberikan gambaran yang jelas terkait peran dan tanggung jawab mahasantri selama masa KKN.
Sebagai penutup, Ustadz Agus Hilmy Mubarok menyampaikan bahwa pada hari berikutnya ia berencana melanjutkan kunjungan ke Posko KKN Kelompok 2 di Desa Randegan serta Posko KKN Putri yang berlokasi di Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen.



