BANYUMAS – Ma’had Aly Andalusia akan turut berpartisipasi dalam ENHA Book Fair 2026 yang diselenggarakan Pondok Pesantren Nurul Huda (ENHA) Purwokerto pada 9–17 Agustus 2026. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar memperkenalkan karya-karya mahasantri kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus memperkuat jejaring literasi antarpesantren.
Sebagai bentuk persiapan, perwakilan UKM Jurnalistik dan Literasi Ma’had Aly Andalusia melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren ENHA pada Jumat (31/7/2026). Rombongan diterima langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren ENHA sekaligus penggerak media dakwah digital, Gus Ajir Ubaidillah, di kawasan ENHA Book Store, yang akan menjadi pusat penyelenggaraan ENHA Book Fair 2026.
Dalam kesempatan tersebut, UKM Jurnalistik dan Literasi menyerahkan dua buku karya mahasantri yang akan dipasarkan selama pameran berlangsung, yakni Meniti Jembatan Tafsir: Antologi Artikel Tafsir Jalur Santri Pemula karya Mujiburrohman serta Andalusia: Dari Pesantren untuk Peradaban, buku antologi hasil kolaborasi anggota UKM. Melalui ajang ini, kedua buku diharapkan dapat menjangkau pembaca yang lebih luas sekaligus memperkenalkan tradisi literasi yang berkembang di lingkungan Ma’had Aly Andalusia.
Mujiburrohman selaku Penanggung Jawab UKM Jurnalistik dan Literasi Ma’had Aly Andalusia menjelaskan bahwa keikutsertaan dalam ENHA Book Fair bukan sekadar menghadirkan buku untuk dipamerkan atau dijual, melainkan menjadi ikhtiar memperkenalkan bahwa pesantren mampu melahirkan karya yang layak dibaca masyarakat luas. Menurutnya, kolaborasi antarpesantren merupakan langkah penting untuk memperluas jangkauan karya mahasantri sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan pesantren.
“Kami berharap kolaborasi seperti ini menjadi ruang untuk saling menguatkan budaya literasi antarpesantren, memperluas jangkauan karya mahasantri, serta membuka peluang lahirnya kerja sama di berbagai bidang pada masa mendatang. Kami percaya, ketika karya santri bertemu dengan ruang-ruang literasi yang lebih luas, manfaatnya pun akan dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas,” ujar Mujiburrohman.
Senada dengan hal tersebut, Pengasuh Pondok Pesantren ENHA, Gus Ajir Ubaidillah, menyampaikan apresiasinya atas semangat kolaborasi yang dibangun Ma’had Aly Andalusia. Menurutnya, antarpesantren tidak semestinya berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling menguatkan melalui kerja sama di berbagai bidang.
“Kami sangat mendukung ketika ada pondok pesantren yang berkolaborasi. Tidak ada istilah saling bersaing dalam dakwah, pendidikan, maupun literasi. Justru pesantren-pesantren harus saling menguatkan, berbagi pengalaman, bertukar gagasan, dan berkolaborasi di berbagai bidang. Ketika satu pesantren maju, sejatinya yang ikut maju adalah dunia pesantren secara keseluruhan,” tutur Gus Ajir.
Selain menyerahkan buku, rombongan juga berdiskusi bersama panitia ENHA Book Fair mengenai konsep penyelenggaraan bazar, mekanisme penjualan, hingga strategi promosi buku selama kegiatan berlangsung. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempersiapkan keikutsertaan Ma’had Aly Andalusia agar dapat memberikan kontribusi terbaik dalam ajang literasi tersebut.
Keikutsertaan Ma’had Aly Andalusia dalam ENHA Book Fair 2026 diharapkan tidak hanya menjadi sarana memperkenalkan karya-karya mahasantri kepada masyarakat luas, tetapi juga mempererat kolaborasi antarpesantren serta memperkuat semangat literasi sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan visi “Andalusia untuk Dunia.”
Berita Terkini Seputar Ma’had Aly Andalusia Leler Banyumas !!!
Dapatkan update terbaru dan informasi menarik lainnya seputar Ma’had Aly Andalusia Leler Banyumas hanya di website resmi kami: maalyandalusia.ac.id. dan malyjurnalsitik.com
Temukan berbagai artikel yang inspiratif dan bermanfaat tentang kehidupan akademik, program pendidikan, kegiatan santri, dan berbagai info penting lainnya. Segera kunjungi situs official Ma’had Aly Andalusia untuk memperluas wawasan dan mengikuti perkembangan terbaru yang kami sajikan khusus untuk Anda!



