Ma’had Aly Andalusia Sambut Ulama dari Inggris, Syekh Ahmed Saad Bahas Sastra Arab

maalyandalusia.ac.id

Banyumas — Pengasuh Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia, K.H. Zuhrul Anam Hisyam, bersama keluarga besar Andalusia menyambut hangat kedatangan Syekh Dr. Ahmed Mohamed Saad Al-Azhari Al-Hasani Al-Maliki Al-Asy’ari, Founder sekaligus Director Ihsan Institute UK, Selasa (06/10/2026) di Gedung Zawiyah.

Syekh Dr. Ahmed Mohamed Saad Al-Azhari merupakan seorang ulama dan pendidik yang aktif dalam pengajaran ilmu-ilmu keislaman serta pengembangan pendidikan Islam. Beliau merupakan lulusan Al-Azhar University dalam bidang Islamic Studies dan menyelesaikan pendidikan doktoralnya (PhD) di School of Philosophy, Theology and Religion, University of Birmingham, Inggris. Dalam perjalanan keilmuannya, beliau juga mendalami berbagai disiplin ilmu Islam secara tradisional, termasuk ilmu bahasa Arab, fikih Maliki, balaghah, tafsir, qira’at, hadis, logika, dan ilmu-ilmu lainnya.

Selain aktif dalam bidang pendidikan dan pengajaran, Syekh Dr. Ahmed Saad juga merupakan pendiri dan direktur Ihsan Institute UK, lembaga pendidikan yang berfokus pada pengajaran ilmu-ilmu Islam tradisional dan relevansinya dengan kehidupan kontemporer. Beliau juga dikenal memiliki perhatian khusus terhadap bahasa dan sastra Arab serta memiliki sejumlah karya dalam bahasa Arab dan Inggris, termasuk karya-karya berbentuk puisi dan manẓūmah.

Kehadiran beliau di Andalusia menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang dilanjutkan dengan Muhadhoroh ‘Ammah bersama mahasantri Ma’had Aly Andalusia dan santri tingkat Aliyah. Kegiatan tersebut mengangkat tema:

الأدب العربي بين الجمال والتركية: الشعر في خدمة العلم والدعوة

“Sastra Arab antara keindahan dan penguatan: puisi dalam mengabdi kepada ilmu dan dakwah.”

Dalam pemaparannya, Syekh Dr. Ahmed Saad menjelaskan salah satu karya beliau sendiri, yaitu Manẓūmah fī Muhimmāt Ṭalab al-‘Ilm, yang berisi 47 bait tentang berbagai hal penting dalam menuntut ilmu. Karya tersebut merupakan puisi didaktik yang menggunakan bentuk syair sebagai sarana untuk menyampaikan pokok-pokok ilmu sekaligus memudahkan proses hafalan dan
pembelajaran.

Menurut materi yang disampaikan, penyusunan ilmu dalam bentuk syair memiliki hubungan erat dengan tradisi pendidikan Islam. Sejak dahulu, para pelajar menggunakan mutūn atau teks-teks ringkas sebagai dasar pembelajaran. Sementara itu, manẓūmāt menjadi salah satu bentuk teks didaktik yang membantu pelajar menghafal pokok-pokok suatu ilmu sebelum kemudian memperluas pemahamannya melalui kajian, penjelasan, dan bimbingan guru.

Dalam manẓūmah tersebut juga ditekankan pentingnya belajar secara bertahap dan didampingi seorang guru. Seorang pemula diarahkan untuk membangun pemahaman dasar, kemudian berkembang hingga mampu menjelaskan ilmu kepada orang lain dan pada akhirnya mencapai tingkat keilmuan yang lebih matang.

Penyampaian Muhadhoroh yang membahas sastra Arab, khususnya syair, berlangsung dengan pembahasan yang mendalam dan disampaikan dengan bahasa yang indah. Pembahasan tersebut menunjukkan bagaimana sastra dan syair tidak hanya menjadi sarana untuk menikmati keindahan bahasa, tetapi juga dapat digunakan sebagai media untuk menjaga, menyampaikan, dan memudahkan pembelajaran ilmu.

Hal tersebut juga membuat K.H. Zuhrul Anam Hisyam atau Abah Anam mengungkapkan kekagumannya terhadap sosok Syekh Dr. Ahmed Saad.

«“Saya baru kali ini bertemu dengan orang yang saya baca di dalam kitab terdahulu,” ujarnya.»

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan setelah salat Asar dan Magrib dengan penjelasan serta pembacaan bait-bait dari kitab karangan beliau yang diikuti oleh seluruh hadirin. Para mahasantri Ma’had Aly Andalusia dan santri tingkat Aliyah turut mengikuti pembacaan tersebut hingga kemudian acara ditutup dengan doa dan sesi foto bersama.

Kunjungan Syekh Dr. Ahmed Mohamed Saad Al-Azhari ke Andalusia menjadi kesempatan berharga bagi para mahasantri dan santri untuk bertemu langsung dengan salah satu ulama yang memiliki perhatian besar terhadap tradisi keilmuan Islam, khususnya bahasa dan sastra Arab. Terlebih, beliau sendiri sejak usia dini telah mempelajari ilmu-ilmu bahasa Arab seperti nahwu, sharaf, balaghah, sastra, dan ‘arudh, serta dikenal memiliki perhatian khusus terhadap bidang-bidang tersebut.

Dengan kunjungan tersebut, diharapkan semakin tumbuh semangat para santri dalam menuntut ilmu, memperdalam bahasa Arab, serta mengenal lebih dekat khazanah keilmuan Islam yang diwariskan melalui tradisi para ulama. Semoga kehadiran Syekh Dr. Ahmed Mohamed Saad Al-Azhari di Andalusia membawa keberkahan dan memberikan inspirasi bagi keluarga besar Andalusia untuk terus menghidupkan tradisi keilmuan, sastra, dan dakwah.


GALERI


Berita Terkini Seputar Ma’had Aly Andalusia Leler Banyumas !!!
Dapatkan update terbaru dan informasi menarik lainnya seputar Ma’had Aly Andalusia Leler Banyumas hanya di website resmi kami: maalyandalusia.ac.id. dan malyjurnalsitik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *