BANYUMAS — Ma’had Aly Andalusia terus mengembangkan kreativitas mahasantri dalam mempraktikkan bahasa Arab melalui media digital. Salah satunya diwujudkan melalui produksi konten tanya jawab (Q&A) bersama Syekh Mahmud Fathi Hijazi di Perpustakaan Ma’had Aly Andalusia, Selasa (27/10/2026) malam. Konten ini menjadi produksi Q&A Ke-2 berbahasa Arab dengan mahasantri Ma’had Aly Andalusia sebagai pewawancara.
Syekh Mahmud Fathi Hijazi merupakan pengajar asal Mesir yang turut berkontribusi dalam pembelajaran bahasa Arab di Ma’had Aly Andalusia. Kunjungan beliau bersama Syekh Prof. Dr. Fathi Abdurrahman Ahmad Hijazi ke Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia berlangsung dalam rangkaian kegiatan wisuda ke-3 Ma’had Aly Andalusia pada 19 Oktober 2026. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk menghadirkan dialog yang mengangkat pengalaman keilmuan dan pengajaran beliau.
Produksi yang berlangsung sekitar pukul 22.00 WIB itu memuat lima pertanyaan seputar perjalanan menuntut ilmu, pengalaman mengajar, dan pesan bagi para pelajar. Syekh Mahmud ditanya tentang cara menghadapi kesulitan dalam menuntut ilmu, proses terpilihnya untuk mewakili Al-Azhar di Indonesia, perannya di Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia, serta pengalamannya mengajar di Indonesia. Pertanyaan terakhir membahas pesan beliau bagi para pelajar yang ingin meraih keberhasilan dalam perjalanan akademik.
Konten ini merupakan hasil kolaborasi antara UKM Ma’had Aly dan Media Ma’had Aly Andalusia dengan pembagian peran dalam proses produksi. UKM bertanggung jawab menyiapkan pertanyaan sekaligus menghadirkan penanya, yaitu Mujiburrohman, yang memandu dialog menggunakan bahasa Arab. Sementara itu, Media Ma’had Aly menangani pengambilan video dan pencahayaan (lighting) untuk mendukung proses produksi konten.
Mujiburrohman mengaku sempat merasa kurang percaya diri dengan pertanyaan yang telah disiapkannya. Namun, ia justru terkesan dengan persiapan Syekh Mahmud yang telah menuliskan jawabannya di tablet.
“Awalnya saya merasa pertanyaannya masih kurang bagus dan terarah. Namun, ternyata Syekh Mahmud sendiri sudah mempersiapkan jawabannya dengan sangat matang dan menuliskannya langsung di tablet. Bahkan, jawaban beliau sangat menakjubkan dan memenuhi harapan kami. Saya sampai tidak bisa berkata apa-apa,” tuturnya.
Dalam kunjungan kali ini, Syekh Mahmud juga mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat lebih banyak bercengkerama dengan para mahasantri menggunakan bahasa Arab yang saling dipahami. Beliau menilai pengalaman tersebut berbeda dibandingkan kunjungan sebelumnya, ketika interaksi berbahasa Arab dengan para mahasantri belum sebanyak sekarang. Hal ini menjadi gambaran perkembangan komunikasi berbahasa Arab di lingkungan Ma’had Aly Andalusia.
Proses produksi konten tersebut tidak langsung terlaksana dalam satu kesempatan. Menurut Mujiburrohman, wawancara baru dapat diwujudkan setelah tiga kali percobaan sebelumnya terkendala kesibukan Syekh Mahmud. Kesempatan pada Selasa malam itu menjadi momen berharga bagi tim untuk berdialog langsung dengan beliau, terlebih kegiatan tersebut berlangsung menjelang kepulangan Syekh Mahmud dan Syekh Fathi ke Mesir pada Rabu (28/10/2026).
Melalui konten ini, Ma’had Aly Andalusia membuka ruang bagi mahasantri untuk mengembangkan kemampuan bahasa Arab sekaligus keterampilan jurnalistik dan produksi media. Kolaborasi UKM dan Media Ma’had Aly menjadi salah satu upaya menghadirkan konten edukatif yang memadukan kemampuan berbahasa, penyusunan pertanyaan, dan keterampilan produksi audiovisual. Nantikan tayangan lengkap Q&A bersama Syekh Mahmud Fathi Hijazi melalui akun media sosial resmi UKM Ma’had Aly Andalusia, @kompaswalimah.
Berita Terkini Seputar Ma’had Aly Andalusia Leler Banyumas !!!
Dapatkan update terbaru dan informasi menarik lainnya seputar Ma’had Aly Andalusia Leler Banyumas hanya di website resmi kami: maalyandalusia.ac.id. dan malyjurnalsitik.com



