BANYUMAS — Pelantikan kepengurusan Dewan Eksekutif Mahasantri (DEMA) Ma’had Aly Andalusia masa khidmah 2026–2027 yang bersamaan dengan kegiatan Studium Generale sukses diselenggarakan pada Selasa (11/08/2026) di Gedung Lantai 3 Ma’had Aly Andalusia.
Prosesi pelantikan kabinet baru yang bernama Kabinet Abreza, dengan Rafif Erol Zain sebagai Presiden DEMA, berlangsung penuh khidmat. Rangkaian prosesi diawali dengan sambutan, pembacaan Surat Keputusan, serta ikrar kepengurusan yang dipimpin langsung oleh Ust. Agus Hilmi Mubarok selaku Mudir III Ma’had Aly Andalusia dan diikuti oleh seluruh anggota DEMA yang berjumlah 42 orang.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa DEMA merupakan salah satu figur penting dalam lembaga Ma’had Aly Andalusia sekaligus menjadi ujung tombak yang dituntut mampu memberikan teladan dalam berbagai aspek. Beliau juga mengingatkan para mahasantri untuk selalu mengedepankan cita-cita Mudir Ma’had Aly Andalusia, KH. Zuhrul Anam Hisyam, khususnya dalam membangun كفاءة لغوية (kemampuan berbahasa) melalui empat pilar utama:
نُطْقٌ صَحِيْحٌ — pengucapan yang benar
كِتَابَةٌ صَحِيْحَةٌ — penulisan yang benar
فَهْمٌ صَحِيْحٌ — pemahaman yang benar
قِرَاءَةٌ صَحِيْحَةٌ — pembacaan yang benar.
Rangkaian pelantikan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kepemimpinan secara simbolis oleh Khazmi Manatul Akhyar, selaku Ketua DEMA periode sebelumnya, kepada Rafif Erol Zain sebagai Presiden DEMA Ma’had Aly Andalusia periode 2026–2027. Prosesi tersebut menjadi simbol beralihnya amanah sekaligus dimulainya estafet kepemimpinan baru di lingkungan Ma’had Aly Andalusia.
Nama Abreza yang disematkan sebagai nama kabinet diambil dari penggalan bait Alfiyah Ibnu Malik:
وَأَبْرِزَنَّهُ مُطْلَقًا حَيْثُ تَلَا
yang mengandung makna “memperlihatkan” atau “menampakkan.” Filosofi tersebut menjadi pijakan Kabinet Abreza untuk menghadirkan output yang dapat terlihat dan dirasakan, bukan hanya dalam bentuk program, tetapi juga melalui karya, kolaborasi, dan kontribusi nyata bagi Ma’had Aly Andalusia.
Semangat tersebut kemudian diterjemahkan melalui arah kepengurusan yang kolaboratif dan progresif. Kolaborasi tidak hanya dimaknai sebagai upaya menjalin kerja sama dengan instansi atau lembaga di luar Ma’had Aly, tetapi juga bergerak ke dalam dengan membangun sinergi bersama lingkungan pondok. Seluruh ikhtiar tersebut berlandaskan tujuan bersama: Ngaji, Ngabdi, Ngopeni.
Presiden DEMA Ma’had Aly Andalusia periode 2026–2027, Rafif Erol Zain, turut menyampaikan kesannya setelah dilantik. Ia mengungkapkan rasa bahagia sekaligus memandang pelantikan tersebut sebagai awal untuk melanjutkan estafet kepengurusan.
“Tentunya saya sangat bahagia setelah dilantik. Bagi saya, pelantikan ini bukan sekadar serah terima jabatan, tetapi juga menjadi awal untuk melanjutkan estafet kepengurusan dari tahun sebelumnya.”
Dengan semangat tersebut, Kabinet Abreza diharapkan dapat menjadi wadah bagi para anggotanya untuk tumbuh dan berproses sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan mahasantri dan kemajuan Ma’had Aly Andalusia. Semangat kolaboratif dan progresif menjadi bagian penting dalam upaya membangun sinergi, baik di lingkungan internal maupun dengan pihak eksternal.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Mudir ‘Am Ma’had Aly Andalusia, KH. Zuhrul Anam Hisyam. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan tentang latar belakang berdirinya Ma’had Aly dengan konsentrasi Bahasa Arab. Beliau berharap keberadaan Ma’had Aly dapat melahirkan generasi yang tidak hanya mampu memahami kitab, tetapi juga memiliki kemampuan membaca dan menulis sehingga mampu menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
Memasuki acara puncak, Studium Generale menghadirkan Dr. H. Muhammad Afifuddin Dimyathi, Lc., M.A. sebagai narasumber dengan tema “Dari Pesantren untuk Dunia: Revitalisasi Sastra Arab melalui Khazanah Turats Balaghah Al-Qur’an Menuju Ulama Mutafaqqih Fiddin.”
Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pentingnya revitalisasi sastra Arab melalui Balaghah Al-Qur’an. Beliau menekankan bahwa Al-Qur’an menjadi sumber utama dalam pengembangan bahasa dan sastra Arab, sekaligus mendorong para mahasantri untuk terus mengkaji dan mengembangkan ilmu tersebut melalui berbagai metode pembelajaran.
Sebelum penutupan, kegiatan diisi dengan penampilan karya syi’ir salah seorang mahasantri Ma’had Aly Andalusia, dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata dan hasil karya mahasantri Ma’had Aly Andalusia. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan doa penutup.
Pelantikan tersebut bukan sekadar momentum pergantian kepengurusan, tetapi menjadi awal bagi Kabinet Abreza untuk mengemban amanah dan melanjutkan estafet perjuangan kepengurusan sebelumnya. Dengan filosofi Abreza—menampakkan karya dan kontribusi—serta semangat Ngaji, Ngabdi, Ngopeni, setiap anggota diharapkan mampu menjalankan tanggung jawab dengan penuh komitmen, membangun kolaborasi, dan menghadirkan kontribusi yang dapat dirasakan bagi kemajuan Ma’had Aly Andalusia.
STRUKTUR KABINET ABREZA





















GALERI



Berita Terkini Seputar Ma’had Aly Andalusia Leler Banyumas !!!
Dapatkan update terbaru dan informasi menarik lainnya seputar Ma’had Aly Andalusia Leler Banyumas hanya di website resmi kami: maalyandalusia.ac.id. dan malyjurnalsitik.com



